| Judul |
Sang Godfather – The Godfather (Hard Cover) |
| No. ISBN |
979-22-2636-2 |
| Penulis |
Mario Puzo |
| Penerbit |
Gramedia Pustaka Utama |
| Tanggal terbit |
Februari – 2007 |
| Jumlah Halaman |
680 |
| Berat Buku |
- |
| Jenis Cover |
Hard Cover |
| Dimensi(L x P) |
150x230mm |
| Kategori |
Mistery-Thriller |
| Bonus |
- |
| Text Bahasa |
Indonesia |
Godfather adalah sang pemimpin Mafia bernama Don Vito Corleone, pria pemurah yang tak kenal ampun dalam meraih dan mempertahankan kekuasaan. Ia pria yang ramah, “logis”, adil—dan pemimpin kelompok paling mematikan di Cosa Nostra.
Pusat komando Godfather berada di Long Island, tempat ia memimpin kerajaan bawah tanah raksasa yang menguasai berbagai kegiatan bisnis ilegal, perjudian, taruhan pacuan kuda, dan serikat buruh. Tiran, pemeras, pembunuh—ia memberikan persahabatannya (tak ada yang berani menolak) dan menentukan mana yang benar dan mana yang salah (pembunuhan halal dilakukan demi keadilan).
The Godfather memaparkan kehidupan Mafia New York City: perebutan kekuasaan, penghargaan terhadap keluarga, cinta, dan loyalitas, dan berbagai konsekuensi hidup di tengah pembunuh, korupsi, dan balas dendam. Para tokohnya merupakan karakter-karakter kompleks yang memiliki harapan, impian, dan ketakutan, tapi juga merupakan pembunuh keji.
Buku bestseller ini dijadikan film. Difilmkan pada tahun 1972, The Godfather dibintangi Marlon Brando, Al Pacino, James Caan, Robert Duvall, dan Diane Keaton. Film ini memperoleh 10 nominasi Oscar dan akhirnya memenangkan Film Terbaik, Pemeran Utama Terbaik (Marlon Brando), dan Skenario Adaptasi Terbaik (Mario Puzo dan Francis Ford Coppola).
THE GODFATHER TRILOGY. Filmnya juga keren banget… beneran keren banget deh

Awalnya keluarga Corleone hidup secara aman. Bisnisnya berjalan dengan lancar dan menguntungkan. Namun ketentraman ini terganggu ketika Sollonzo yang didukung keluarga mafia Tattaglia, salah satu dari Lima Keluarga Mafia yang berpengaruh di Amerika sekaligus saingan utama keluarga Corleone mengajaknya untuk bekerja sama melakukan bisnis narkotika. Don Corleone menolak.
Penolakan Don Corleone menimbulkan sakit hati bagi Sollonzo (mafia Turki) dan keluarga mafia Tattaglia. Ditambah dengan kenyataan bahwa tanpa dukungan Corleone tak mungkin bagi Sollonzo untuk melaksanakan bisnis narkotikanya. Saat sedang membeli buah-buahan Don Corleone kemudian ditembak oleh kaki tangan Sollonzo. Peristiwa ini memicu terjadinya perang antar mafia.
Don Corleone luput dari maut, namun terluka cukup parah. Selama Don Corleone dalam perawatan, pimpinan keluarga Corleone dikendalikan oleh Sonny Corleone, putra kedua Don Corleone dan dibantu oleh Tom Hagen selaku consigliere (penasehat) keluarga Corleone.
Sonny mengambil inisiatif membunuh Sollonzo dan Kepala Polisi kaki tangan Sollonzo melalui Michael (putra ketiga Don Corleone). Misi ini berhasil dilaksanakan dengan sempurna dan untuk menghindari dari jerat hukum, Michael dilarikan ke Sisilia, Itali. Di Sisilia Michael jatuh cinta pada seorang gadis lokal bernama Appolonia, yang kemudian tewas akibat ledakan bom mobil. Lalu Sonny Corleone pun tewas dibunuh oleh anak buah Banzini (salah satu keluarga mafia juga). MIchael pun kembali ke Amerika dan menikahi Kay (Diana Keaton) dan mempunyai seorang anak laki-laki bernama Anthony.
Belum pulihnya Don Corleone dimanfaatkan oleh keluarga Tattaglia untuk membalas dendam kematian Sollonzo dan memuluskan bisnis narkotikanya. Hal ini membuat Don Corleone yang bijak mengambil langkah untuk menghentikan balas dendam antar keluarga yang tiada akhir. Suskes dengan misi damainya Sang Godfather mengundurkan diri dari dunia mafia. Cerita belum berakhir. Putra bungsu Corleone, Michael Corleone dengan langkah-langkah briliannya terus berusaha untuk mengembalikan kejayaan keluarga Corleone.
“I am gonna make him an offer he can’t refuse”
Duuhhh seriusan nih film keren bangeeeeet… TWO THUMBS UP !!