Baru 2x di USG…. saat kunjungan kedua ke Obgyn ku tgl 28 Feb 2011 dan yang kedua saat kehamilanku menginjak usia 4 bulan. Di hasil USG ada istilah-istilah asing. Selain nanya-nanya ke dokter, aku juga nyari tahu sendiri apa sih arti dari istilah yang ada di sana. Berikut istilah umum yang biasanya ada di hasil USG.
EDD (Early due date)
GA (gestasional Age)
LMP (Last Menstruation Period)
EFW (Estimation fetal weight) –> perkiraan berat bayi
BPD (Biparietal Diameter) –> panjang tulang pelipis kiri dan kanan
HC (Head circumferencial) –> lingkar kepala
AC (Abdominal circumferencial) –> lingkar perut
FTA (Fetal Trunk Abdominal) –> panjang badan
FL (Femur length) –> panjang tulang paha
GS = Gestasional Sac
ukuran kantong kehamilan, berupa bulatan hitam.
Untuk mengukur usia kehamilan trimester (TM) I
CRL = Crown Rump Lenght
Ukuran jarak dari puncak kepala ke ‘ekor’ bayi
Untuk mengukur usia kehamilan TM I
BPD = Biparietal Diameter
Ukuran diameter tulang pelipis kiri dan kanan
Untuk mengukur usia kehamilan TM II/III
FL = Femur Lenght
Merupakan ukuran panjang tulang paha bayi.
Untuk mengukur usia kehamilan TM II/III
HC = Head Circumferensial = Lingkaran kepala
Mengukur usia kehamilanTM II/III
AC = Abdominal Circumferencial
ukuran lingkaran perut bayi
Untuk mengukur usia kehamilan TM II/III
Dikombinasikan dengan BPD akan menghasilkan perkiraan berat bayi
FW = Fetal weight = Berat Bayi
F-HR=Fetal Heart Rate = Frekuensi Jantung Bayi
Masih ada yang lainnya, tapi yang paling sering dipergunakan ya itu…
Yang Diperiksa Saat USG!
· Konfirmasi kehamilan. Embrio dalam kantung kehamilan dapat dilihat pada awal kehamilan 5 ½ minggu, kemudian detak jantung janin biasanya diketahui dalam usia tujuh minggu.
· Mengetahui usia kehamilan
· Menilai pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan.
· Masalah dengan plasenta. USG bisa menilai dan mengetahui kondisi plasenta, apakah ada masalah misalnya seperti plasenta previa.
· Kehamilan kembar. Dengan pemeriksaan USG bisa mengetahui apakah ada satu atau lebih fetus di rahim.
· Mengukur cairan ketuban. Jumlah cairan ketuban dapat dinilai dengan USG, sehingga jika terjadi masalah ketika kandungan kelebihan cairan ketuban atau terlalu sedikit.
· Kelainan letak janin. Tidak saja kelainan janin dalam rahim, tetapi bisa juga mengetahui kelainan yang bisa diketahui dengan USG, seperti ; hydrocefalus, kelainan jantung, down syndrome.
· Mengetahui jenis kelamin bayi.
Ternyta membaca USG itu bsa dipelajari ya,thanks infonya ya
besok usg perut gw ah
terima kasih infonya…
berguna banget buat aku dan suami,..
malem2 belajar baca hasil USG ma bini seru juga..thank you buat infonya
Jika usia kehamilan 36 minggu dan berat bayi 3 kg apakah itu akan mempersulit saat persalinan nanti/
usg bukan hanya untuk deteksi kehamilan tapi bisa juga untuk melihat organ lain, kita mengerti tentang istilah usg belum tentu kita bisa baca usg, dokter kandungan juga bisa salah dalam diagnosa hasil usg, apalagi dokter lain memang mereka bisa baca usg tapi ilmu mereka tentang itu tidak banyak seperti dokter radiologi, apalagi dokter tersebut mengambil spesialis di rumah sakit yang tidak membuka spesialis radiologi kemampuan mereka baca usg dan rotgen sangat minim. makanya banyak orang berobat keluar negeri diagnosa di indonesia tidak sama dengan diagnosa diluar negeri karena di luar negeri hasil usg dan rotgent itu dibaca oleh ahlinya spesialis radiologi. nah bukan semua dokter mampu baca ok, karena usg milik radiologi walaupun ada dokter ikut pelkatihan usG seminggu, bandingkan dengan dokter radiologi yang lima tahun. mudah mudahan orang indonesia ngak salah langkah lagi.
ternyata setelah anak ke-3 baru ngerti baca hasil USG thank ya
Thanks buat infox..